The Moon On The Lake
Air telaga begitu tenang. Sedikit angin mengusiknya, membentuk riak kecil. Ada suara jangkrik dan gemerisik daun bambu yang bergesekan.
Air berkecipak dan memercik sedikit manakala seekor ikan mencapai permukaan dan melakukan gerakan anggun kembali menyelam.
Di mana rembulan? Di atas sana diam-diam memandang tanpa bersembunyi di balik awan. Melihat, menjadi saksi dua angsa yang memadu kasih. Berenang hilir mudik di permukaan danau, meski karena itu, rembulan tidak bisa melihat bayangan wajahnya.
Karena barangkali cinta adalah sebuah perayaan, yang berulang dan terus berulang.
Album : Kitaro-Impressions Of The West Lake
Sridewanto Edi/220509
June 7th, 2009 at 1:08 pm
Weh, indah.
June 7th, 2009 at 6:51 pm
wes tak baca bolak balik tya gak bs nemu komen yg pas
June 8th, 2009 at 12:09 am
Cinta itu kekal, karena yg memiliki adalah Sang pencipta..
June 9th, 2009 at 7:18 am
wooohhh….keren inih suer de Paman
June 9th, 2009 at 1:08 pm
bagus neh sajaknya