Uncategorized17 Apr 2009 01:51 pm
Menunggu itu, seperti sebentuk tanya tanpa jawab.
Dan jawaban, terkadang berupa berita yang berakhir dengan titik atau perintah yang ditutup dengan tanda seru. Ah, itu ternyata belum seberapa, karena satu ketika kamu akan bertemu dengan tanda tanya lagi, begitu berulang-ulang.
Namun, tahukah apa yang paling menyedihkan? Yaitu bila elipsis yang kamu jumpai, hanya bentukan sunyi yang harus kamu isi sendiri.
Bukankah menyenangkan? Bila ternyata kita sendirilah yang harus memberi jawaban yang kita tunggu-tunggu?
*halah*
hyuhhh…
sendiri mengisi waktu kosong…
sepiiii…. cepet BETE kwowkwowkowk
kirain menunggu apa, hehe
bagaimana jika engkau terlanjur jatuh cinta kepada laku menunggu?
tahu kau apa yang paling sunyi? ketika ruang sedih kau isi dengan tawa, tak kunjung penuh, hingga jiwapun habis. hehe…